KISAHKU
Bu, rumah yang dulu kau tempati kini terasa sunyi.
kehilangan mama ibarat ranting yang patah,
tidak bisa tumbuh kembali seperti biasanya. Rasanya kehilangan itu seperti sedang berusaha menggenggam debu ditangan kosong.
Padahal didalamnya ada luka yang berbicara dengan kepedihan ini memberi kabar bahwa dunia yang aku punya hilang sekejap begitu saja.
Kehilangan orang yang paling aku cintai adalah momen yang mengantarkan hati ketempat yang paling sepi dan sunyi. Dalam sunyinya malam aku berusaha merenung tentang kenangan manis yang aku ingat bersama mama. Jendela kamar yang terkena hujan seperti ikut merayakan kesedihan yang aku rasakan juga waktu itu.bagaimana aku tidak sedih aku hanya memndangi foto mama yang sentuhan hangatnya tidak pernah aku rasakan lagi. perasaan sedih akan kehilangan, entah kenapa mama begitu cepat meningalkanku bahkan aku masih bekerja saat itu, mendengar mas yang bilang "PULANG MAMA UDAH GAK ADA CEPET PULANG" Dalam kebingungan aku saat itu, dalam otakku hanya berkata mama kenapa pergi , mama kenapa pergi. Lalu aku beranjak pulang dengan tatapan kosong seperti tidak melihat apapun saat dijalan, aku hanya memikirkan kenapa itu terjadi. andai mama tau, hidup tanpa mama serasa Fanni gatau arah jalan yang aku tempuh.😌
dulu aku hany bisa menemanimu dirumah dan memijat kaki dan dan kepalamu saat mama lelah, aku selalu siap untuk mama selagi mama membutuhkanku, aku selalu siap dan akan selalu siaga .
Kangen ma , bisa jalan pagi bareng, kepasar bareng kemana - mana selalu bareng, kangen curhat sam mama saling tukar cerita.
Mama adalah tempat dimana Fanni berkeluh kesah saat aku ada masalah kerja masalah apapun itu, hanya mama yang tau perasaan fanni ma. saat mama pergi aku tidak ada jalan pulang dan bercerita lagi, hanya aku sendiri yang merasakannya dan hanya aku simpan rapat masalahku ini ma sampai dadak merasa sesak dan pikiran serasa sudah buntu. mama ingat gak kata - kata mama saat pagi sebelum engaku pergi meninggalkan semuanya, mama bilang "udah Fann kamu berangkat kerja saja , ini sudah siang nanti kamu telat. aku hanya berkata mama makan dulu , tapi kenapa mama memaksa Fanni buat berangkat kerja saat mama kondisinya seperti ini dan ditemani Papa yang menangis kebingungan saat mama kesakitan seperti itu. aku memijat kaki mama saja sudah terasa sangat dingin, aku over thinking saat itu maa, sampai aku meneteskan air mata didepanmu didepan Papa, dan aku pamit untuk kerja saja aku tidak pernah berfikir kalau engkau akan meninggalkan kita semua. aku tidak tau harus berkata apa lagi saat itu, aku hanya bisa menangis sepanjang hari dan salah satu tetangg berkata kepadaku saat itu, menyuruhku jangan menagis lagi ngapain ditangisin, aku sudah tidak punya tenaga lagi saat itu ma, aku hanya memikirkanmu saja dan memelukmu, mencium keningnmu seperti aku tidak percaya bahwa kau telah tiada, pikiran, hati, perut, tenggorokan sudah sangat sakit sekali seperti terkena kaca yang menusuknya sangat susah sekali untuk bernafas😖
saat ini aku hanya bisa memeluk selimut dan bantal yang digunakan saat mama tiada, maaf ma, aku belum mencucinya sampai saat ini, hanya karena aku tidak ingin bau itu menghilang, aku hanya bisa mengingat baumu lewat selimut dan bantal itu, Saat memandikanmu saja semua bingung siapa yang akan memandikannya, aku berkata kepada Papa kalau aku saja yang akan memandikan mama, tapi mas bilang aku tidak akan sanggup karena aku orang tercengeng dikeluarga kita, tapi aku serius akan menahan tangisanku saat memandikannya.
bahkan saat mengantarkan mama kerumah barumu saja tidak ada yang berani ma, entah kenapa, aku maju dulu untuk melompat kebawah liang itu, dan alu hanya ingin mama tau kalau Fanni dan Ferri nemenin mamam sampai kerumah baru mama. maafin Papa yah ma bukan Papa yang turun dan bukan Papa yang adzanin mama tapi malah orang lain.
Papa dan Mas gak kuat ma kalau turun dan adzan saat itu, takut tidak bisa berhenti menangis dan tidak kuat berdiri saat menatapmu.
Mama tau pesan mama ke papa sudah disampaikan ke Fanni kalau dengan pasangannya ini jangan sampai berpisah dan pesan mama yang untuk akur sesama adik kakak sudah aku penuhin ma, bahkan saat Mas dan Ferri bertegkar ferri keluar rumah buat nenagin diri dan menyuruhku untuk nemenin Papap karena papa nangis dan merasa Gagal menjaga dan gagal menuhin permintaan mama untuk mengakurkan anak mama, tapi aku bilang ke Papa kalau papa gak gagal, hanya saja mereka mungkin belum menerima kehilangan mama sampai mereka bertengkar hanya masalah sepele ini. dan saat itu juga aku berdebat dengan Mas, aku dibilang tidak paham dengan masalah rumah dan semacamnya.
aku berdebat sampai aku memohon kepada Mas, aku bilang tolong banget tolong jangan buat Papa kepikiran tolong banget, kasian papa kalo kerja selalu gak makan siang kalau kalian bertengkar. ini udah tinggal papa aja tolong dijaga jangan saling bertengkar, apa Mas gak pengen akur sama adeknya apa gak pengen, Mas harusnya beri contoh adeknya bilangin adeknya pelan - pelan jangan pakai marah marah. aku tau sabar ada batasnya tapi ini keluarga sendiri mas.
aku juga ada masalah sama pasangan selalu ada masalah tapi aku sabar ngadepinnya bahkan aku selalu cerita ke mama tapi mama selalu bilang dan menyuruhku untuk sabar.
jadi tolong banget jadi kakak adik yang akur yah demi Papa. dan orang tua kita cuman papa aja jadi kita jaga baik - baik papa.
Waktu terasa begitu cepat ma, aku selalu berpura - pura bahagia dan tersenyum setiap hari. Terkadang aku mempunyai masalah yang susah untuk diceritakan kepada orang lain kecuiali mama, tapi mama jangan khawatir disana ya ma, Fanni bisa jaga diri disini dengan baik, walaupun Fanni sering telat makan dan kadang tidak makan, karena masakan Fanni tidak seenak yang mama buat.
Mama, maaf dulu Fanni belum sempat cerita ke mama kalau fanni dulu pernah jadi pengamen waktu SMP, aku hanya tidak ingin membebani pikiran mama saja, aku hanya berfikir kalau dengan aku mencari uang aku bisa jajan sendiri dan menabung sendiri, tapi jangan khawatir ma, setiap uang saku yang mama berikan waktu itu aku selalu tabung dan setiap sekolah Fanni gak pernah jajan, walaupun fanni lapar , fanni selalu menahannya karena sekolah hanya sampai siang, jadi bisa makan dirumah.
maafin fanni ya ma yang selalu bertengkar dengan saudara sendiri hanya karena masalah yang sepele.
andai waktu bisa diputar kembali, fanni ingin selalu menemani mama setiap hari dan selalu ada untuk mama, terkadang setiap aku pulang aku selalu melihat mama dipinggir jalan.
Entah itu mama atau apa aku tidak tau, yang aku tau saat itu aku tiba - tiba menangis diperjalanan, memikirkan mama dan kangen mama.
Sekilas aku melihat orang lain, yang bisa berjalan - jalan dengan keluarganya aku senang dan menangis terharu melihat mereka sangat bahagia dengan keluarga kecilnya.
Mama aku ingin bercerita lewat blog ini karena hanya blog ini aku bisa bercerita kepada mama, walaupun mama tidak ada , aku masih bisa mengutarakannya disini dengan leluasa.
Andai mama tau, aku mempunyai orang yang dekat denganku ma, Namanya Nayla dan Ayun.
Bagiku dia adalah orang yang aku sayang saat ini ma, Nayla adalah orang yang sangat baik ma, bahkan dia sudah aku anggap sebagai adek Fanni sendiri, walaupun fanni tidak punya adek, tapi nayla udah aku anggap sebagai adek aku, Entah kenapa aku sayang sama dia ma walupun tidak sedarah aku tidak mau dia kenapa kenapa dan tidak ingin dia disakitin oleh siapapun, aku menyayanginya seperti adek aku sendiri. aku tau aku belum bisa menjadi kakak yang baik, karena fanni dikeluarga adalah anak terakhir.
ada 1 lagi ma, namanya cewe ini adalah ayun tapi aku memanggilnya dengan nama caca, entah kenapa aku suka nama panggilan caca atau disebut dengan aca.
dia orang yang aku sukai bahkan aku tidak tau kenapa tiba tiba menyukainya, aku juga tidak sadar dengan perasaanku, tapi dia sangat baik ma, aku selalu cerita dengan mereka sekarang, aku tidak mau kehilangan mereka ma. kalau aku ingat ingin membicarakan ini kepada mama, aku selalu ingin meneteskan air mata ini, karena mama tidak bisa aku kenalkan kepada mereka saat maa masih hidup😓
andai mama tau, mungkin mama suka dengan adanya mereka di dektaku, bahkan mama akan mendukungku dengan cewe ini. tapi mau bagimana lagi ma, takdir sudah dituliskan.
Fanni selalu doain mama setiap hari diselah sholatku ma, semoga mama tenang disana yah, mama akan lihat fanni bahagia disini dengan doa mama yang disana.
Sekian ya terimakasih,
SEMOGA KALIAN YANG BACA MASIH MEMPUNYAI ORANG TUA, TOLONG JAGA MEREKA JANGAN BUAT MEREKA KECEWA APA LAGI MARAH YAH,
SAYANG KALIAN😊
Komentar
Posting Komentar